Jurusan Pendidikan Masyarakat. Jurusan baru?!
Ciao reader!
Mau tanya nih, sebelumnya kalian pernah denger gak jurusan Pendidikan Masyarakat? Itu jurusan baru di dunia perkuliahan? Oh, bukan yaaaa teman-teman. Sebelum bahas lebih jauh, yuk kenalan dulu sama jurusan ini.
Jurusan Pendidikan Masyarakat itu adalah salah satu jurusan yang ada di Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia. Jurusan ini adalah jurusan tertua di UPI, bahkan hanya terpaut 2 tahun dari universitasnya sendiri yang lahir pada tahun 1954, sedangkan Pendidikan Masyarakat pada tahun 1956.
Pendidikan Masyarakat sudah seringkali berganti nama. Setelah dulu sempat berdiri menggunakan nama Ilmu Pendidikan Masyarakat pada awalnya, jurusan ini lebih akrab dikenal dengan nama Pendidikan Luar Sekolah. Sampai akhirnya sekarang berganti lagi menjadi Pendidikan Masyarakat (peresmian pada tahun 2018).
"Jurusan ini cuma ada di UPI atau gimana?"
Gak, jurusan ini juga ada di beberapa univ lainnya lho tapi dengan nama yang berbeda. Ada yang masih bernamakan Pendidikan Luar Sekolah, ada Pendidikan Non Formal. Dan jurusan ini sudah tersebar di seluruh penjuru Indonesia.
"Terus, apa sih pendidikan masyarakat itu?"
Oke, kita bakal ngobrolin ini agak panjang. Dan kita mulai dari ini: أُطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ اِلىَ اللَّهْدِ
“Tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat". Pasti temen2 udah sering dengar. Hal ini menunjukkan bahwa mencari ilmu itu tidak berbatas pada usia, tapi sifatnya seumur hidup. Setiap hari adalah kesempatan kita untuk belajar dan belajar.
Selanjutnya adalah pendidikan sepanjang hayat/seumur hidup (Life Long Education) atau belajar sepanjang hayat (Life Long Learning). John Dewey mengemukakam bahwa “Educational process has no end beyond it self in its own and end “. Setiap orang berhak untuk mengembangkan potensinya secara optimal, dalam buku "Belajar Sepanjang Hayat" dijelaskan bahwa belajar sepanjang hayat ini merupakan landasan yang kuat bagi program pendidikan nonformal yang mengarah pada upaya menumbuhkan masyarakat yang gemar belajar. Pendidikan itu Maha Luas, tidak terbatas oleh waktu dan tempat.
Tapi sederhananya, mari kita lihat UU No. 20 Th. 2003 tentang jalur pendidikan yang menyatakan bahwa pendidikan terbagi pada tiga jalur yaitu, pendidikan formal, nonformal, dan informal. Disana terlihat jelas terdapat pendidikan nonformal dan informal.
Kalau pendidikan formal yang mewadahinya adalah SD-Perguruan Tinggi. Lalu nonformal tugas siapa? Informal tugas siapa? Maka dari itu adanya jurusan Pendidikan Masyarakat ini adalah untuk membantu pada dua jalur pendidikan tersebut.
"Terus terus apalagi?"
Pendidikan nonformal itu jenisnya banyak banget meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja.
Pendidikan kesetaraan meliputi Paket A, Paket B dan Paket C, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik seperti: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, majelis taklim, sanggar, dan lain sebagainya, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.
Kalau Pendidikan informal itu adanya pada keluarga. Dan biasanya yang diterapkan itu mengenai Parenting dan Homeschooling.
Nah itu dia temen2 dasar dari adanya pendidikan masyarakat, gimana masih bingung gak?^^ Intinya pendidikan itu berlangsung seumur hidup, tiap hari adalah kesempatan kita untuk belajar. Kalau seseorang pada usia sekolah diwadahi oleh Pendidikan Formal dari SD-PT. Lalu tugas untuk mencerdaskan masyarakat luas adalah tugas siapa? Bagi mereka yang putus sekolah jadi tanggungjawab siapa? Edukasi mengenai parenting tugas siapa? Bagi orang dewasa yang ingin terus belajar jadi tugas siapa? Dan masih banyak lagi.
Begitulah makna dari Pendidikan Masyarakat.

Comments
Post a Comment